Keong mas

Cerita Rakyat Keong mas

Cerita Keong mas dari jawa timur

cerita rakyat keong mas

Keong mas

Zaman dahulu ada seorang yang disegani karena kekayaan dan pangkat orang tuanya, dia bernama Galoran. Namun Galoran memiliki sifat yang buruk, dia malas dan boros. Setelah orang tuanya meninggal dunia ia semakin sering berfoya-foya. Namun, lama kelamaan habislah harta orangtuanya. Akhirnya galoran dipungut oleh seorang janda berkecukupan untuk dijadikan teman hidupnya.

Janda tersebut mempunyai seorang anak perempuan yang sangat rajin dan pandai menenun, namanya Jambean. Begitu bagusnya tenunan Jambean sampai dikenal diseluruh dusun tersebut. Namun Galoran sangat membenci anak tirinya itu, karena seringkali Jambean menegurnya karena selalu bermalas-malasan.

Rasa benci Galoran sedemikian dalamnya, sampai tega merencanakan pembunuhan anak tirinya sendiri.

“ Hai, Nyai, sungguh beraninya Jambean kepadaku. Beraninya ia menasehati orangtua! Patutkah itu ?”

“Sabar, Kak. Jambean tidak bermaksud buruk terhadap kakak” bujuk istrinya itu.

“Dia aku pergi meninggalkan rumah ini, itulah sebabnya ia berbuat kasar padaku,  !” seru nya.

“Jangan begitu kak, Jambean hanya sekedar mengingatkan agar kakak mau bekerja” demikian usaha sang istri meredakan amarahnya.

“Ah .. omong kosong. sekarang engkau harus memilih .. anakmu atau aku !” kata galoran dengan nada tinggi.

Sedih hati ibu Jambean. Sang ibu menangis siang-malam karena bingung hatinya. Ratapnya : ” Sampai hati bapakmu menyiksaku jambean. Jambean anakku, mari kemari nak” serunya lirih. “Sebentar mak, tinggal sedikit tenunanku” jawab Jambean. “Nah selesai sudah” serunya lagi. Langsung Jambean mendapatkan ibunya yang tengah bersedih. “Mengapa emak bersedih saja” tanyanya dengan iba. Maka diceritakanlah rencana bapak Jambean yang merencanakan akan membunuh Jambean. Dengan sedih Jambean pun berkata : ” Sudahlah mak jangan bersedih, biarlah aku memenuhi keinginan bapak. Yang benar akhirnya akan bahagia mak”. “Namun hanya satu pesanku mak, apabila aku sudah dibunuh ayah janganlah mayatku ditanam tapi buang saja ke bendungan” jawabnya lagi. Dengan sangat sedih sang ibu pun mengangguk-angguk. Akhirnya Jambean pun dibunuh oleh ayah tirinya, dan sesuai permintaan Jambean sang ibu membuang mayatnya di bendungan. Dengan ajaib batang tubuh dan kepala Jambean berubah menjadi udang dan siput, atau disebut juga dengan keong dalam bahasa Jawanya.

Tersebutlah di Desa Dadapan dua orang janda bersaudara bernama Mbok Rondo Sambega dan Mbok Rondo Sembadil. Kedua janda itu hidup dengan sangat melarat dan bermata pencaharian mengumpulkan kayu dan daun talas. Suatu hari kedua bersaudara tersebut pergi ke dekat bendungan untuk mencari daun talas. Sangat terpana mereka melihat udang dan siput yang berwarna kuning keemasan.

“Alangkah indahnya udang dan siput ini” seru Mbok Rondo Sambega

“Lihatlah betapa indahnya warna kulitnya, kuning keemasan. Ingin aku bisa memeliharanya” serunya lagi.

“Yah sangat indah, kita bawa saja udang dan keong ini pulang” sahut Mbok Rondo Sembadil.

Maka dibawa pulang udang dan siput tersebut, dan mereka taruh di dalam tempayan tanah liat di dapur. Sejak saat itu sehabis pulang bekerja didapur mereka menjadi sangat rapih dan bersih, dan tersedia lauk pauk. Kerena Mbok Rondo Sambega dan Mbok Rondo Sembadil merasa heran, suatu hari mereka berencana untuk mencari tahu siapakah yang melakukan hal tersebut.

cerita keong masSuatu hari mereka seperti biasanya pergi untuk mencari kayu dan daun talas, mereka berpura-pura pergi dan kemudian setelah berjalan agak jauh mereka segera kembali menyelinap ke dapur. Dari dapur terdengar suara gemerisik, kedua bersaudara itu segera mengintip dan melihat seorang gadis cantik keluar dari tempayan tanah liat yang berisi udang dan Keong Emas peliharaan mereka.

“tentu dia adalah jelmaan keong dan udang emas itu” bisik Mbok Rondo Sambega kepada Mbok Rondo Sembadil.

“Ayo kita tangkap sebelum menjelma kembali menjadi udang dan Keong Emas” bisik Mbok Rondo Sembadil. Dengan perlahan-lahan mereka masuk ke dapur, lalu ditangkapnya gadis yang sedang asik memasak itu.

“Ayo ceritakan lekas nak, siapa gerangan kamu itu” desak Mbok Rondo Sambega “Bidadarikah kamu ?” sahutnya lagi. “bukan Mak, saya manusia biasa yang karena dibunuh dan dibuang oleh orang tua saya, maka saya menjelma menjadi udang dan keong” sahut Jambean lirih. “terharu mendengar cerita Jambean kedua bersaudara itu akhirnya mengambil Keong Emas sebagai anak angkat mereka. Sejak itu Keong Emas membantu kedua bersaudara tersebut dengan menenun. Tenunannya sangat indah dan bagus sehingga terkenallah tenunan terebut keseluruh negeri, dan kedua janda bersaudara tersebut menjadi bertambah kaya dari hari kehari.

Tenunan tersebut semakin terkenal. Sang raja muda sangat tertarik dengan tenunan buatan Jambean atau Keong Emas tersebut. Akhirnya raja berpura – pura menyamar sebagai saudagar kain meninjau sendiri pembuatan tenunan tersebut.

Singkat cerita Sang raja mengetahui kisah Keong Emas, dan sangat tertarik oleh kecantikan dan kerajinan Keong Emas. Raja menitahkan kedua bersaudara tersebut bersama dengan Jambean atau Keong Emas untuk masuk ke kerajaan. Sang Raja meminta Si Keong Emas untuk dijadikan permaisurinya. Akhirnya mereka semua hidup bahagia bersama – sama.

kumpulan cerita rakyat Indonesia populer lainnya lutung kasarung dan purbasari – Jawa Barat, Malin Kundang – Sumatera Barat, asal mula telaga biru – Maluku, asal asul banyuwangi – Jawa Timur, Timun Mas – Jawa Tengah,, Asal Mula Terjadinya Burung Ruai – Kalimantan Barat, Asal Mula Selat Bali – Bali, Banta Seudang – Aceh, Asal Usul ikan pesut – Kalimantan timur

Kami adalah sebuah website yang menggumpulkan berbagai macam cerita dari dalam dan luar negeri.. ada cerita motivasi, cerita lucu, cerita rakyat. Dukung kami dengan cara membagikan cerita - cerita yang sudah kami post kepada teman - teman Anda. pada website cerita-rakyat.com juga terdapat kumulan cerita humor dan kumpulan cerita motivasi, teka - teki dan quiz kalian dapat mengikuti dan membaca nya .... Selamat membaca

Post Comment