Festival Perahu Ular Naga Qu Yuan

dragon boat festivalFestival Perahu Ular Naga ( Dragon Boat Festival )

Pada perayaan perahu ular Naga biasanya di gunakan untuk memperingati tiga kejadian yaitu Peringatan Qu Yuan dan Peringatan Cao-e , legenda Ular Putih Festival perahu Ular naga atau biasa disebut dengan Dragon Boat Festival adalah Tradisi masyarakat cina yang sangat terkenal. Kita simak cerita tentang Peringatan Qu Yuan, kenapa bisa ada Festival Perahu Ular naga – peringatan Qu Yuan ?? simak cerita di bawah ini

Peringatan Qu Yuan

Qu Yuan dilahirkan pada tahun 340 sebelum masehi dan meruakan salah satu anggota keluarga bangsawan mulia yang berpengaruh di Istana Chu. Dia dipercaya sebagai penasehat Raja Huai yang memerintah pada tahun 328 samapai 299 sebelum Masehi.

Pada saat itu terjadi peperangan antara Qin dan Chu. Kesepakatan antara Qin dan Chu berakhir ketika Qin menyatakan perang dengan Chu dan menguasai sebagian wilayahnya. Di tengah peperangan, Qin mengusulkan kerajaan Chu berpindah pada Qin untuk mengakhiri gencatan senjata.

Qu Yuan - Festival Ular NagaPada saat itu datanglah seorang utusan dari negara Qin untuk mengundang Raja dari Chu menghadiri pembicaraan pribadi. Pada saat itu raja bersama dengan dua orang penasehatnnya dan juga putra tertua. penasehat itu bernama Zi Lan dan Qu Yuan, putra tertua bernama Qin Xiang. Zi Lan adalah penasehat yang memiliki hati yang licik.

Qu Yuan sebagai penesehat yang bijaksana memberikan usulan agar tidak pergi menghadiri pertemuan itu, karena Qin adalah negara yang tamak dan tidak dapat dipercaya.

Zi lan dan Putra tertua Qin Xiang mengusulkan agar ayahnya untuk pergi karena Qin adalah negara yang kuat. ” Kita tidak bisa berbuat apa – apa. ” Kata anak yang tertua bersama dengan Zi Lan.

karena desakan ZI Lan dan anaknya yang tertua akhirnya Raja Huai pergi ke pertemuan itu. Setibanya di QIn Raja Huai langsung ditahan dan meninggal dunia setelah 3 tahun di tahanan.

Putra tertuanya, Qing Xiang diangkat menjadi raja dan Zi Lan sebagai perdana menteri. Zi Lan mengkhianati Qu Yuan dan akhirnya Qu Yuan diusir dari ibu kota.

Selama tidak tinggal di istana Qu Yuan pergi menyendiri, selama waktu itu Qu Yuan menulis puisi yang terkenal dengan nama Li Sao.

Pada tahun 278 sebelum Masehi, tentara QIn menyerbu Ying Ibu Kota Chu.

Ibu kota Chu telah di duduki oleh tentara Qin itu terdengar oleh Qu Yuan. Istana telah hancur dan juga Kuil leluhur telah tiada. Qu Yuan yang sangat mencintai Negara Chu sangat sedih dan menyesal karena tidak dapat berbuat apa – apa untuk negara.

Qu Yuan terjun ke sungai - Dragon FestivalQu Yuan merenung di sebuah tebing dan berkata : ” Seluruh negeri kacau dan hanya aku yang merasa senang. Rakyat menderita sementara aku bersembunyi. Keadaan ini tidak dapat dibiarkan. Lebih baik aku berenang di sungai dan mengubur diriku dalam tubuh ikan. “

Qu Yuan Meninggal

Sesaat setelah itu Qu Yuan pun terjun dari tebing melompat kedalam sungai. Salah seorang masyarakat melihat hal itu, dan segera mencari bantuan. Mendengar hal tersebut tidak sedikit masyarakat yang membantu mencari Qu Yuan, karena masyarakat di sana sangat mencintai Qu Yuan, mereka mengetahui Qu Yuan seorang yang sangat baik dan cinta pada negara.

Mereka menggunakan bermacam – macam cara untuk menemukan tubuh Qu Yuan dan agar ikan tidak memakan tubuhnya. Mereka menggunakan perahu dengan membawa drum dan dipukul drum tersebut. Supaya ikan – ikan pergi dan tidak memakan tubuhnya.

menabuh genderang - festival ular nagaBerbagai macam cara telah dilakukan tetapi tidak juga tubuh Qu Yuan di temukan. hingga akhirnya ada salah seorang warga berfikir.

” Mungkin Qu Yuan tidak mau tubuhnya yang suci berada di dunia yang kacau dan bejad ini. ” kata salah satu orang dari mereka.

” Tetapi di sungai Miluo ada begitu banyak ikan. Mungkin dia telah berada di perut ikan. ” Jawab salah satu orang yang lain.

memberi makan ikan - Festival ular nagaPada hari berikutnya, warga di sana membungkus nasi dalam daun dan membuangnya ke sungai untuk makanan ikan, sehingga ikan – ikan itu tidak memakan tubuh Qu Yuan.

Kemudian untuk memperingati Qu Yuan, mereka biasa mengadakan lomba perahu ular Naga dan memakan gorengan tepung pada hari kelima belas.

Baca juga cerita : Festival Hari Nasi Dingin

Kami adalah sebuah website yang menggumpulkan berbagai macam cerita dari dalam dan luar negeri.. ada cerita motivasi, cerita lucu, cerita rakyat. Dukung kami dengan cara membagikan cerita - cerita yang sudah kami post kepada teman - teman Anda. pada website cerita-rakyat.com juga terdapat kumulan cerita humor dan kumpulan cerita motivasi, teka - teki dan quiz kalian dapat mengikuti dan membaca nya .... Selamat membaca

Post Comment