Bermain layang – layang pada festival Qing Ming

Qing Ming FestivalFestival Qing Ming

Menurut sejarah, nama Qing Ming mulai dikenal pada masa Dinasti Han, karena cuaca pada ketiga bulan pertama tampak putih dan bersih. Hanya pada Dinasti Tang, hal ini menjadi sebuah perayaan. Kebiasaan menyapu kuburan menjadi lazim.

Pada perayaan Qing Ming Festival ada tradisi atau kebiasaan yang biasa di lakukan oleh penduduk cina yaitu menabur kertas 5 warna dan bermain layang – layang… yuks kita simak cerita rakyat Bermain layang – layang pada festival Qing Ming…

Asal Usul bermain layang – layang pada festival Qing Ming

Qing Ming jatuh pada bulan ketiga lunar. Di musim semi cuaca sangat cerah.

Di samping penghormatan pada orang yang telah meninggal, pada hari ini orang – orang bertamasya keluar kota. Salah satu acara yang tidak pernah ketinggalan adalah bermain layang – layang.

Karena arah angin tidak tetap setelah Qing Ming, maka acara bermain layangan hanya diadakan pada waktu Qing Ming saja.

Menurut sejarah, selama masa perang, filsuf bernama Mo Zi membuat layangan burung rajawali dari kayu. Usaha ini memakan waktu 3 bulan.

bermain layang an pada Qing Ming FesMo Zi melemparkan benda itu terbang dan tidak langsung jatuh ke langit. Orang – orang pada zaman itu hanya melihatnya saja dan tidak menghiraukannya. Pada saat yang sama Jenderal Han Xin mengambil benda tersebut dan melihatnya. Jenderal Han Xin mengubah sedikit model dari layangan tersebut dan menyuruh orang untuk membuat lagi sebanyak – banyaknya.

Pada saat yang sama tahun 212 sebelum masehi, ketika Xiang Yu berperang dan mendapatkan kemenangan.

Ia telah menghancurkan orang – orang yang mencoba melawannya dan menghancurkan orang yang telah menyerang dia. Pada saat ia hendak bersantai tiba – tiba ada suara ” Wooo ” suara tersebut seperti suara nyayian lagu Chu. Ia pun menjadi jengkel karena suara tersebut dapat melemahkan moral pasukannya.

Ia bertanya kepada pasukannya : ” Dari mana datangnya suara tersebut ?? “

” Dari atas, tuanku ” Kata pasukan nya.

” Pasukan Han sedang menyanyikan lagu Chu ” kata istri Xiang Yu yang bernama Yuji.

” Betul itu mereka. Mengapa mereka menyanyikan lagu Chu ? Jangan katakan kalau mereka telah menguasai Wilayah Chu ?. ” Kata Xiang Yu .

” Langit sedang menggema dengan suara Chu. Mengapa bisa begini ? ” Lanjut Xiang Yu.

menyerang kota chu

Karena Xiang Yu takut wilayah Chu di kuasai oleh Pasukan Han, maka ia segera mempersiapkan pasukannya untuk menuju wilayah tersebut. Wilayah Chu adalah wilayah yang sangat strategis. Tanpa persiapan yang matang Xiang Yu langsung menuju kesana.

Di tengah perjalanan menuju ke sana Xiang Yu di sergap oleh pasukan Han. Peperangan terjadi selama beberapa hari, hingga akhirnya Xiang Yu terpojok di pinggir sungai. Ia akhirnya bunuh diri di sana.

Qing Ming layangan nama Feng Zheng

Benda yang terbang pada malam hari itu adalah penemuan Han Xin, yaitu burung rajawali yang terbuat dari kertas yang dapat mengeluarkan suara instrumen musik sejenis kecapi ( zhitter atau Zheng ) hingga saat ini mereka dikenal dengan sebutan Feng Zheng.

Baca juga cerita : Hari Nasi Dingin / Cold Food Day

Kami adalah sebuah website yang menggumpulkan berbagai macam cerita dari dalam dan luar negeri.. ada cerita motivasi, cerita lucu, cerita rakyat. Dukung kami dengan cara membagikan cerita - cerita yang sudah kami post kepada teman - teman Anda. pada website cerita-rakyat.com juga terdapat kumulan cerita humor dan kumpulan cerita motivasi, teka - teki dan quiz kalian dapat mengikuti dan membaca nya .... Selamat membaca

Post Comment