Asal Usul Festifal Yuan Xiao

Yuan Xiao or Tang Yuan

Pernah lihat makanan seperti gambar di samping kiri ?? itu adalah makanan Tang Yuan atau ada yang menyebutnya dengan nama Yuan Xiao. Di cina ada sebuah festival bernama Yuan Xiao, orang – orang di cina merayakan acara tersebut dengan makan, makanan itu… Ingin tahu cerita asal usul nya??

Yuks baca ceritanya :

Cina memiliki 4 Musim dan Disetiap musim terdapat bermacam- macam Festival yang memiliki asal usul masing masing seperti Festival Hari Musim Dingin dan Festival Chong Yang

Festival Yuan Xiao

Pada masa Kaisar Wu Di dari Dinasti Han, DongFang Shuo sedang berjalan – jalan di kebun kerajaan. Sewaktu dia sedang berjalan – jalan tiba – tiba ia melihat ada seorang wanita ingin bunuh diri dengan menjatuh kan diri ke dalam sumur.

Seketika itu juga Dong Fang Shuo langsung menahan wanita itu, sambil berkata : ” Tidak sulit bagimu untuk mati. Tetapi tubuhmu dalam sumur tidak sedap dipandang. Orang yang harus mengangkat tubuhmu nanti akan menemukannya dalam keadaan mengenaskan. “

” Baiklah kalau begitu aku tidak akan bunuh diri.” Kata wanita itu

” Kau masih muda kenapa kau menyia – nyiakan hidupmu ?? ” Kata DongFang Shuo.

” Namaku Yuan Xiao. Rumahku di barat laut ibu kota Chang’an. Dahulu aku dibawa ke istana ini, dan aku tidak dapat pulang lagi. Pada waktu tahun baru aku merasa sangat merindukan rumah dan ingin pulang. Bila salju turun, aku teringat orang tuaku, tetapi tidak dapat menemui mereka. Oleh karena itu aku ingin mengakhiri hidupku dengan terjun ke sumur.” Kata Yuan Xiao.

” Tuan DongFang, Tuan sangat baik hati, bijaksana, dan adil. Semua orang di istana ini menghormatimu. Tolonglah, bagaimana aku agar bisa mengatasi perasaan ini. ” Kata Yuan Xiao sambil berluntut.

” Baik, bangunlah. Percayalah aku akan menolongmu. ” Jawab Dongfang Shuo.

DongFang ShuoDong Fang Shuo segera pergi ke rumah Yuan Xiao. Dia beretemu dengan saudara Yuan Xiao dan menceritakan kejadian tersebut kepada saudaranya. Setelah itu Dong Fang Shuo memiliki rencana dan segera meninggalkan rumah Yuan Xiao.

Cerita rakyat festival Yuan Xiao

Baca juga cerita rakyat Jawa Tengah : Legenda Candi Prambanan

Pada daerah perjalanan di daerah jalan menuju Chang’an DongFang Shuo berpura – pura menjadi seorang peramal. Karena DongFang Shuo terkenal bijaksana dan cerdas di kalangan masyarakat. Mereka berkerumul meminta untuk di ramal.

” Jangan terburu – buru. Satu aja untuk semuanya.” Kata DongFang Shuo kepada mereka.

” Aku punya satu ramalan. Aku meramalkan akan ada api pada hari kelima belas pada bulan pertama.” kata Dong Fang Shuo.

” Mengapa semua mempunyai nasib yang sama ?? ” tanya mereka satu dengan yang lain, kebingungan.

” Tuan Dong Fang Shuo dikenal sebagai orang yang bijaksana, pasti ada alasannya. Mari kita dekati dia untuk mendapatkan penjelasan.” Kata salah seorang dari mereka.

” Artinya, pada hari itu seorang wanita bergaun merah menunggang keledai akan masuk ke Chang’an dan membakar kota ini.” Jawab Dong Fang Shuo.

” Apa yang harus kita lakukan tuan agar melapetaka itu tidak terjadi ?” Tanya Mereka.

” Pada hari kelima belas nanti, semua orang tua yang berambut putih harus menunggunya di tanda li yang kesepuluh di jalan sebelah barat laut kota ini. Berlutut kepadanya dan mohon belas kasihannya. Maka seluruh kota akan selamat. ” Jawab Dong Fang Shuo.

Maka para tua – tua di desa itu menunggu pada hari kelima belas pada li yang ke sepuluh. Ternyata benar ada wanita dengan baju merah yang datang dengan menunggang keledai. Wanita itu adalah saudara Yuan Xiao. Setibanya dia dekat dengan para tua – tua mereka bersujud dan memohon belas kasihan agar tidak membakar kota.

” Aku datang ke sini untuk membinasakan kota ini. Jika kaisar jade tidak melihat api, dia akan menyalahkan ku. Tetapi karena aku melihat kalian para tua – tua memohon dengan tulus. Baiklah, ambil surat ini untuk kaisarmu. Pikirkan jalan keluarnya.” Kata wanita itu.

Baca juga cerita rakyat Jawa Barat : Lutung Kasarung

Surat tersebut akhirnya sampai ketangan Kaisar. Dong Fang Shuo sebagai penasehat di panggil Kaisar untuk berdiskusi masalah tersebut.

” Saya DongFang Shuo, menghadap Yang mulia. ” Kata Dong Fang Shuo sambil berlutut.

” Chang’an akan menghadapi malapetaka. Akan ada api pada hari kelima belas. Malam yang bergelora!! ” Kaisar membacakan surat tersebut kepada DongFang Shuo.

” Para orang tua itu mengatakan bahwa pesan ini diberikan oleh seorang wanita bergaun merah. ” Lanjut kaisar menjelaskan.

” ini mengatakan bahwa pada hari kelima belas bulan pertama api yang besar akan menghancurkan Chang’an ” Dong Fang menjelaskan isi surat tersebut kepada Kaisar.

” Jika para orang tua di kota ini yang menyerahkan pesan ini, maka itu pasti benar. Apa yang harus dilakukan ?? Tuan DongFang segera cari jalan keluarnya. ” Perintah Kaisar kepada Dongfang.

” Saya dengar dewa api senang makan bola nasi ketan. Perintahkan semua orang di kota ini untuk membuat sesaji bola nasi ketan. Juga perintahkan pegawai istana dan orang – orang untuk meletakkan tentara di semua jalan dan gang pada malam kelima belas bulan pertama. ” Kata Dong Fang.

” Ya, kupikir juga begitu. Pada waktu itu juga, nyalakan petasan dan kembang api. Seluruh kota akan menyala dan terang benderang. Kaisar Jade akan mengira seluruh kota Chang’an terbakar. Ini akan mengelabuinya. ” Lanjut Kaisar.

” Yang Mulia sungguh cerdik. Sayangnya di dalam istana ini takkan semeriah itu. ” Tanya Dong Fang.

” Tak Masalah. Pada malam itu, biarkan penghuni istana turun ke jalan. Dengan bersatunya semua orang, kita akan lihat apa yang akan dilakukan Kaisar Jade / Kaisar langit. ” Jelas Kaisar.

” Ide yang brillian ” Kata Dong Fang memuji Kaisar.

” Saya dengar di antara wanita istana, Yuan Xiao paling terkenal ahli membuat bola – bola nasi ketan. Pada malam hari kelima belas itu biarkan dia membawa lentera dengan namanya tertera sebagai penghormatan kepada Dewa api. Dan saya akan mengikutinya. ” Dong Fang memohon kepada kaisar.

” Terserah pada mu ” Kaisar berkata.

” Ya, Yang Mulia ” Kata Dong Fang.

” Semua berjalan lancar ” Kata Dong Fang di dalam hati.

Yuan Xiao Bertemu dengan kerluarga

Yuan Xiao bertemu kerluarga

Tiba pada harinya semua orang istana turun ke jalan. Pada hari itu jalan menjadi sangat meriah dan merah karena petasan dan kembang api. malam menjadi sangat indah. Yuan Xiao membawa lentera merah bertuliskan namanya, dan di ikuti dengan Dong Fang Shuo. Setelah berjalan cukup lama menyusuri kota tiba – tiba terdengar suara dari jauh. ” Kakak ” . Yuan Xiao menoleh dan memanggil ” Ayah ! Ibu ! Adikku ! ” Yuan Xiao memeluk mereka erat – erat untuk melepaskan kerinduannya.

Baca juga cerita Motivasi : Tempayan yang retak

” Ini berkat rencana brillian Tuan DongFang hingga kita dapat meninggalkan istana.” Yuan Xiao berkata sambil berterima kasih kepada Tuan Dong Fang.

” Kapan semua keluarga dapat bersatu kembali ?? ” Gumam Dong Fang Shuo dalam hati.

Setelah kejadian itu Dong Fang Shuo kembali ke istana dan memohon kepada Raja katanya : ” Kemarin kota ini penuh dengan kedamaian, dan tidak ada lagi malapetaka. Saya mohon mulai sekarangdan seterusnya, pada hari seperti ini biarkan semua istana dan rakyat lainnya berkumpul.”

Karena bola nasi ketan dibuat oleh Yuan Xiao pada hari kelima belas bulan pertama, orang – orang menyebut bola nasi ketan dengan sebutan Yuan Xiao.

Bola nasi ketan disebut Yuan Xiao di cina Utara dan Tang Yuan di Cina Selatan

Kami adalah sebuah website yang menggumpulkan berbagai macam cerita dari dalam dan luar negeri.. ada cerita motivasi, cerita lucu, cerita rakyat. Dukung kami dengan cara membagikan cerita - cerita yang sudah kami post kepada teman - teman Anda. pada website cerita-rakyat.com juga terdapat kumulan cerita humor dan kumpulan cerita motivasi, teka - teki dan quiz kalian dapat mengikuti dan membaca nya .... Selamat membaca

Post Comment