Asal Asul Festival Hari Nasi Dingin

Hari Nasi Dingin / Cold Food Day

Sejak zaman dulu, ” Hari Nasi Dingin ” merupakan perayaan yang paling penting.

Selama musim semi dan musim gugur pada tahun 770 – 475 sebelum masehi, bangsawan Xian dari negeri Jin dibuat mabuk kepayang oleh istri mudanya Li Ji.

Li Ji memfitnah istri Xian dan anak – anaknya. Dan akhirnya bangsawan Xian mengangkat anak laki laki Li Ji sebagai penggantinya. Li Ji mempunyai 3 orang anak bernama Zhonger dan Yi wu mereka adalah putra kedua dan ketiga, sedangkan putra tertua sudah meninggal bunuh diri.

Putra kedua dan ketiganya Zhonger dan Yiwu pergi mengasingkan diri.

Di kisahkan sewaktu Zhong er pergi mengasingkan diri, dia bersama dengan seorang hamba yang setia bernama Jie Zitui.

Festival Nasi Dinginsewaktu perjalanan mengasingkan diri atau perantauannya, Zhong er mengalami banyak masalah, di sanalah Jie Zitui terus membantu Zhonger. Hingga akhirnya Zhonger kembali ke negeri Jin dan menjadi penguasa dengan gelar Bangsawan Wen. Dia memberi hadiah semua orang yang mengikutinya ke pengasingan, tetapi dia lupa pada JIe Zitui. Hingga suatu hari ada seseorang yang membawakan dia pesan dan mengingatkan dia pada Jie Zitui.

Pada saat yang sama Jie Zitui sedang berada di rumah ibunya.

” anakku, aku dengar orang – orang telah berbuat licik padamu. Apa rencana mu sekarang ? .” Tanya ibu Jie Zitui kepadanya.

” Bangsawan Xian mempunyai beberapa anak, sekarang tinggal Zhonger. Orang – orang mendukungnya, siapa lagi kalau bukan Zhonger yang menjadi penguasa di negeri Jin ?? ” Jelas Jie zitui kepada ibunya.

” Sudah suratan takdir kalau dia menjadi penguasa. Orang – orang yang pergi bersamanya mengira bahwa berkat jasa merekalah Zhonger mendapatkan kembali kekuasaannya. Padahal ini merupakan suratan takdir. Orang – orang ini telah membuat bawahan mereka percaya bahwa perbuatan mereka itu merupakan kesetiaan. Aku tidak dapat hidup dengan orang – orang seperti itu. ” Lanjut Jie Zitui.

” Akankah mereka tahu apa yang engkau pikirkan ? ” tanya ibu Zitui.

” Selama aku masih di hutan, jauh dari mereka, apa gunanya kukatakan ? ” Jelas Zitui.

Akhirnya, Jie Zitui pergi bersama – sama dengan ibunya pergi dan tinggal di sebuah hutan di Gunung Mian.

Cina memiliki 4 Musim dan Disetiap musim terdapat bermacam- macam Festival yang memiliki asal usul masing masing seperti Festival Yuan Xiao dan Festival Chong Yang

Zhonger pergi mencari Jietui

Mencari Jie zitui

Zhonger yang merasa berhutang budi kepada Jie Zitui mengutus orang untuk menemui JIe Zitui, agar dia datang ke istana. Tetapi Jie Zitui tidak juga menampakkan diri.

” Apakah Jie Zitui sudah datang ? ” Tanya Zhonger kepada utusannya.

” Jie Zitui mengatakan dia tidak cocok hidup di istana, dan dia tidak akan menampakkan dirinya. ” Jawab yang utusan.

” ini akibat kesalahanku. Ketika aku di pengasingan, Jie Zitui dengan setia mengikutiku, tetapi setelah aku berhasil, aku lupa kepadanya. Bukankah itu betul – betul tidak tahu berterima kasih ?? ” Kata Zhonger dalam hati.

Akhirnya Zhonger pun memerintahkan kereta kuda, dan dia sendiri yang akan langsung menemui JIe Zitui. Tetapi hal yang sama terjadi, Jie Zitui tidak mau menemui Zhonger.

salah seorang penasehat memberikan usulan kepada Zhonger. agar membakar sebagian gunung ini, agar Jie Zitui mau tidak mau harus keluar dari gunung, dan Zhonger menunggu mereka keluar di jalan keluar gunung mian. Usulan itu di setujui oleh Zhong er.

cerita perayaan Cold Food day - festival Nasi dingin

Hutan di Gunung Mian dibakar sebagian oleh pegawai Zhonger, dan Zhonger menunggu di pintu keluar gunung mian. Setelah beberapa waktu berlalu dan Jie Zitui tidak nampak akan datang, Zhong er mulai gelisah, dia pun kembali kehutan untuk melihat – lihat.

Sesampai nya di sana, siapa yang menyangka bahwa api yang sangat besar membakar hutan, Api gunung itu akhirnya 3 hari 3 malam terus berkobar.

Jie Zitui dan ibunya di temukan meninggal di atas pohon. Mereka terbakar hidup – hidup. Zhong er sungguh tidak tahu akan terjadi seperti ini, ia sungguh menyesal atas kesalahannya tersebut.

terompah dari kayu pada fertival Cold Food day

Untuk mengenang Jie Zitui bangsawan Wen membuat terompah dari kayu pohon di mana tubuh mereka di temukan, Dia juga menamakan Gunung Mian dengan sebutan Gunung Jie.

Sejak hari itu dia juga memerintahkan supaya tidak menyalakan api untuk memasak pada hari tersebut. Dan kebiasaan ini dikenal dengan Hari Nasi Dingin.

Kami adalah sebuah website yang menggumpulkan berbagai macam cerita dari dalam dan luar negeri.. ada cerita motivasi, cerita lucu, cerita rakyat. Dukung kami dengan cara membagikan cerita - cerita yang sudah kami post kepada teman - teman Anda. pada website cerita-rakyat.com juga terdapat kumulan cerita humor dan kumpulan cerita motivasi, teka - teki dan quiz kalian dapat mengikuti dan membaca nya .... Selamat membaca

Post Comment